Monday, January 18, 2016

Pulau-pulau mengerikan dan tak layak huni


Berkunjung ke sebuah pulau saat liburan memang sangat menyenangkan. Tapi tidak semua pulau yang akan dikunjungi itu ramah terhadap para tamunya, bahkan ada pulau yang bisa saja membunuh siapa pun yang berkunjung kesana. Berikut pulau berbahaya yang ada didunia yang sudah saya rangkum dari berbagai sumber.

 1. Pulau Izu


Pulau Izu letaknya diwilayah Jepang. Pulau ini dipenuhi gas sulfur dengan kadar tertinggi diseluruh dunia. Sampai-sampai kalau dihirup begitu saja akan sangat mematikan. Orang-orang disana menghabiskan hidupnya dengan cara ini.
Mereka dibayar murah oleh peneliti-peneliti yang mau tahu bagaimana kalau orang-orang itu hidup dengan menggunakan masker gas dan menghirup udara penuh sulfur. Di pulau ini juga terdapat lempengan tektonik yang bisa menghasilkan gempa super dahsyat.

2. Pulau Fiji 


Pulau Fiji punya sejarah yang terkenal. Kisah terkenal itu semacam kanibal anak-anak, pembunuhan anak-anak, mati gara-gara mabuk laut khusus anak-anak. Tahun 1840, ada misionaris yang menulis tentang pulau itu, katanya disana tinggal para kanibal sadis yang menangkap orang dewasa dan terlebih anak kecil dari laut dan pantai. Anak kecil digantung jadi hiasan bendera, sampai akhirnya mati gara-gara mabuk laut. Anak-anak lainnya dibawa hidup-hidup, untuk sebagai contoh bagi anak-anak penduduk setempat tentang seni perang. Anak-anak tersebut ditembaki panah, dipukuli dengan tongkat sampai mati.

Misionaris yang mengunjungi pulau itu menulis tentang kondisi mengerikan di sana. Ia bercerita, pada suatu ketika tanggal 31 Oktober 1893, ia dikejutkan oleh pemandangan mengeriakn. Ada beberapa mayat laki-laki, dan juga perempuan serta anak-anak dibawa ke Rewa sebagai hadiah dari Tanoa. Mayat-mayat ini akan dimasak kemudian dimakan beramai-ramai. Mereka menangkap orang-orang ini dilaut dan membawanya ke pantai. Setelah menganiaya hingga mati. Terlebih dahulu mayat-mayat itu dibersihkan, lalu isi perutnya dikeluarkan, dan dibuang ke sungai, lalu mereka dimasak dan disantap. Yang tak kalah mengerikan adalah apa yang dilakukan anak-anak penduduk Fiji. Mereka mencontoh apa yang dilakukan orang tua mereka, dengan cara menyiksa seseorang hingga mati. Penyiksaan itu dijadikan bocah-bocah Fiji sebagai permainan.

3. Pulau Poveglia


Pulau ini ada didaerah perairan Italia. Awalnya gara-gara orang Romawi jaman dulu, dengan baik hati mencari tempat untuk karantina orang-orang yang kena virus mematiakn dijaman itu. Lalu pulau Povenglia ini terpilih, dimana ribuan orang sakit itu akhrinya mati secara bersamaan. Beberapa abad kemudian, virus Bubonic menyerang Eropa, dan pulau ini kembali menjadi sebagai tempat terakhir untuk orang-orang sakit tersebut. Waktu virusnya makin parah, akhirnya semua yang terlihat sakit langsung dikirim ke pulau Poveglia. Mereka dibiarkan sampai mati dengan sendirinya, lalu orang yang sudah mati dengan sendirinya di lempar ke dalam lubang yang didalamya penuh dengan mayat, setela itu lalu dibakar. Total jumlah kematian di pulau Poveglia tersebut mencapai 150.000 nyawa. Seolah belum cukup serem, karena di tahun 1922 di pulau berbau mayat penyakitan itu dibangun RSJ. Konon, kondisi disana makin mencekam. Dokter-dokter  jiwa yang juga terganggu jiwanya tidak lagi merwat pasiennya dengan benar. Gosipnya dokter-dokter jiwa disana itu suka menyiksa para pasien dengan menaruh mereka di atas tower. Kabar selanjutnya, dokter-dokter disana akhirnya juga mati semua dilempar dari tower oleh hantu penyakitan atau hantu yang pernah disiksa. Sejarah kelam pulau itu, juga tak lepas dari cerita hantu gentayangan dan roh-roh penasaran para pasien-pasien yang mati tidak wajar..
           
4. Pulau Ramree


Pulau ramree, merupakan tempat tinggal aneka binatang buas. Pulau ini mempunyai sejarah mengerikan. Pada masa Perang Dunia ke 2, 900 tentara jepang berada disebuah pulau kecil lepas pantai Burma untuk menunggu bala bantuan. Tidak disangka, ternyata pulau ini penuh dengan ular. Untuk menyelamatkan diri, mereka harus melalui rawa. Ternyata rawa itu bukanlah jalan menuju keselamatan mereka. Disana, mereka telah dinanti banyaknya binatang buas, kalajengking, nyamuk malarian bahkan buaya. Dari 900 tentara, 500 di antaranya tak terdengar kabarnya lagi. Kemungkinan mereka mati diterkam oleh buaya buas yang sedang kelaparan. Yang berhasil selamat hanya 400 orang, mereka dalam keadaan luka-luka. Kisah pembantaian tentara jepang ini begitu sangat menakutkan.


No comments:

Post a Comment