Thursday, January 21, 2016

Misteri Stonehenge



Stonehenge merupakan suatu bangunan yang dibangun pada zaman Perunggu dan merupakan salah satu situs yang paling terkenal di dunia, Stonehenge merupakan lingkaran batu tegak yang berada di dalam lingkup tembok tanah. Terletak di padang rumput Salisbury Plain di tenggara Inggris.

Selama berabad-abad lamanya, para ahli mencoba memahami mengapa Stonehenge dibangun. Para Peneliti beranggapan bahwa Stonehenge digunakan untuk mengukur langit dan memperkirakan gerhana matahari dan bulan. Ilmuwan lain berpendapat bahwa Stonehenge adalah pusat untuk penyembuhan. Namun sampai kini, tujuan pembangunan Stonehenge masih menjadi misteri.

Para ahli arkeolog memperkirakan bahwa bangunan tersebut didirikan antara 3.000 SM hingga 2.000 SM. Stonehenge berasal dari kata Stone dan Henge. Stone berarti batu, sedangkan Henge berarti lingkaran. Arkeolog mendefinisikan henge sebagai tembok tanah yang berbentuk melingkar dan terdapat parit di dalamnya.


Kompleks Stonehenge dibangun dalam beberapa fase pembangunan selama setidaknya 1.500 tahun dan sepanjang kurun waktu itu aktivitas terus berjalan. Terdapat beberapa bukti adanya pembangunan konstruksi secara besar-besaran di sekitar monumen, membuat penanggalan mengenai pembangunan monumen ini dapat berkisar hingga 6.500 tahun. Penanggalan mengenai aktivitas pembangunan monumen ini sulit diketahui karena beberapa hal seperti lapisan kapur alam karena periglasial dan hewan yang menggali tanah, catatan penggalian yang buruk beserta kurang akuratnya data yang ada.

Beberapa peneliti berpendapat bahwa Stonehenge merupakan observatorium kuno. Stonehenge didesain untuk memprediksi gerhana, titik balik matahari, waktu untuk matahari melewati khatulistiwa dan kejadian penting lainnya yang berkaitan dengan penanggalan dan matahari.


Pada tahun 2012, sebuah teori memperkirakan bahwa monumen ini memang ditujukan untuk menyatukan orang-orang yang berbeda di Kepulauan Inggris. Teori ini memperkirakan bahwa monumen ini didirikan dengan menggunakan tenaga manusia yang sangat banyak dan perkakas yang sangat sederhana. Perlu adanya organisasi yang mampu mengatur masyarakat dengan jumlah banyak tersebut, dan bahkan adanya kemungkinan kerja sama antardaerah.

No comments:

Post a Comment