Friday, January 22, 2016

Perilaku sehat Rasulullah yang patut ditiru




Rasulullah adalah sesosok manusia yang sempurna, pembawa dan pencerah terhadap peradaban manusia. Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam memang merupakan figur yang pantas dipuji oleh siapa pun. Sebab, beliau memiliki kesempurnaan, baik itu sifat, perilaku maupun tutur kata. 

Kemuliaan dan kekaguman terhadap kepribadian Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam tidak hanya diapresiasi oleh orang Muslim saja. Sebaliknya, orang non-Muslim sekalipun tidak terlepas dari kekaguman mereka di saat mereka mempelajari kehidupan Rasulullah. Pengetahuan dan kajian mengenai beliau pasti benar, selama seseorang itu berpegang teguh kepada prinsip yang objektif. Berikut perilaku baik Rasulullah yang patut dicontoh.

1. Rasulullah Selalu bangun sebelum Subuh
Rasulullah selalu bangun sebelum subuh untuk melaksanakan shalat sunnah dan shalat subuh berjamaah. Hikmahnya adalah mendapat limpahan pahala, mendapat udara yang baik terutama untuk menyehatkan paru-paru serta menyegarkan pikiran. Bangun sebelum subuh dimanfaatkan rasul untuk mendekatkan diri kepada Sang Khaliq lewat sholat tahajud, hajat, dan witir.

Waktu yang digunakan Rasulullah untuk tidur kurang dari delapan jam. Karena waktu 24 jam dalam satu hari satu malam, adalah sepertiga untuk bekerja, sepertiga untuk beribadah kepada Allah, dan sepertiga lagi adalah untuk tidur. 

2. Rasulullah selalu menjaga kebersihan
Rasulullah SAW selalu tampak rapi dan bersih. Setiap hari jumat, beliau mencukur janggut atau kumis, memotong kuku, serta memakai minyak wangi dan bersisir. Rasul juga selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan.
seperti dijelaskan dalam hadist "Mandi pada hari Jumaat adalah wajib bagi setiap orang-orang dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman"(HR Muslim).

3. Rasul tidak makan secara berlebihan
Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam : "Kami adalah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak ( tidak sampai kekenyangan)”. Rasulullah mengajarkan untuk mengisi perut kita dengan 3 hal secara seimbang: sepertiga diisi dengan makanan, sepertiga dengan air, dan sepertiganya lagi untuk bernapas (diisi dengan udara). 
 
4. Rasul gemar berjalan kaki
Rasulullah sangat gemar berjalan kaki. Saat hendak kemasjid, pasar dan kerumah kerabat beliau selalu berjalan kaki. Dengan berjalan kaki peredaran darah akan berjalan lancar dan seluruh saraf kaki dan telapak kaki akan selalu aktif yang akan berdampak positif terhadap diri kita.

5. Rasul tidak pernah iri hati
Kita perlu menjauhi sifat iri hati karena penting untuk menjaga kebersihan hati dan kesehatan jiwa. Kita harus selalu berdo’a: “Ya Allah, bersihkanlah hatiku dari sifat-sifat mazmumah yaitu hal yang dapat mendatangkan keburukan pada diriku dan hiasilah diriku dengan sifat-sifat mahmudah yaitu kebaikan bagi diriku. Hal inilah yang selalu dilakukan Rasulullah.

6. Rasul tidak mudah marah
Nasihat Rasulullah SAW :”Jangan marah”, diulangi tiga kali. Ini menunjukkan hakikat kekuatan seseorang bukanlah terletak pada jasad, tetapi pada kebersihan jiwa. Jika kita marah, cara paling mudah adalah merubah posisi pada saat kita marah. Jika sedang berdiri, maka hendaklah duduklah. Jika sedang duduk, maka hendaklah berbaring. Kemudian membaca ta’awudz serta mengambil air wudhu. Karena marah itu asalnya dari setan, dan setan terbuat dari api, maka padamkan dengan air wudhu. Marah biasanya menyebabkan darah tinggi, darah tinggi bisa menyebabkan berbagai penyakit.

No comments:

Post a Comment