Sunday, January 17, 2016

Antara fakta dan mitos anak tunggal


Karena saya anak tunggal, maka pembahasan kali ini adalah beberapa mitos anak tunggal. Ketika anda mendengar kata anak tunggal, apa yang ada dibenak anda…? Pasti anda langsung beranggapan bahwa anak tunggal itu egois dan manja. Sebenarnya anggapan itu tidaklah sepenuhnya benar.
Saya sebagai anak tunggal buktinya bisa mandiri dan bersekolah jauh dari orangtua. Bahkan segala aktifitas saya lakukan sendiri tanpa bantuan mereka. berikut mitos anak manja.
 
Manja
Seperti yang saya tulis diawal kebanyakan orang akan beranggapan bahwa anak tunggal itu manja.  Menurut saya itu bukanlah anggapan yang benar. Orang tua yang memiliki anak tunggal, tentu akan memberikan segala sesuatunya yang bagus atau yang terbaik kepada anak satu-satunya. Hal itu tentu dilakukan karena kekhawatiran orang tua, terlebih pada anak tunggal. Hal itu sangat lah wajar bukan.

Kurang pandai bergaul
Menurut saya anggapan ini juga tidaklah benar. Justru anak tunggal lebih baik dalam pergaulan agar tidak merasa kesepian. Dan menurut saya bukannya kurang pandai bergaul, tapi lebih selektif dalam memilih teman.

Menuntut
Banyak anak tunggal yang diidentikkan dengan kepribadian yang seringkali menuntut. Padahal, banyak orang tua yang mempunyai anak tunggal justru mendidiknya agar lebih mandiri, karena hanya dialah yang dapat diharapkan.

Kesepian
Terkadang anak tunggal memang merasa kesepian. Namun, hal tersebut akan hilang karena anak tunggal pandai bergaul dengan teman-teman di sekolahnya. Dan inilah yang terjadi pada saya. Pada saat di rumah selalu merasa kesepian karena tidak ada saudara maupun teman sebaya, tetapi ketika berada disekolah hal itu pun terobati saat bertemu teman.

No comments:

Post a Comment